Rabu, 23 Mei 2018

MOTIF LANGKA TENUN KALIUDA


Kata tenun memberikan kesan mahal dan indah. Kelas jenis kain yang memang dari segi pembuatannya heroik dan dramatis. Kedengarannya lebay...Tidak juga ah...

Kalau di Jawa ada lurik yang katanya juga diproduksi dengan cara di pintal ehh di tenun [sama gak sih?]. ATBM [alat tenun bukan mesin] kata bu guru saat SD, adalah salah satu alat untuk memproduksi selembar kain yang siap digunakan untuk membuat baju atau selembar kain untuk selendang saja. Lurik biasa untuk bahan membuat pakaian tradisional Jawa surjan dan kebaya.

Senin, 14 Mei 2018

B A S E C A M P S E M A L A M


Ceritanya kami teman se kantor pergi piknik. Yah gimanapun pejuang piknik bagi orang lain memang juga butuh piknik untuk diri sendiri, ini manusiawi. Posong yeay Alhamdulillah terwujud juga hari itu Senin sore 30 April 2018 kami berangkat berlima. Karena squadron kantor jogjakartour.com cewek semua termasuk ibu ownernya maka harus hunting driver yang bisa menemani perjalanan dan perasaan selama 2 hari semalam wahaaahaaaa. Ehh ada Pak CEO yang cowok sih tapi sukanya single travelling gitu #jarekancaku. Nah karena Ibu Direktur sedang menikmati kebersamaan dengan suaminya, maka kami sajalah yang berangkat piknik berempat ditambah mas Yoga as a driver guide. Mbak Septi Mbak Nisa Mbak Yoga Mas Yoga dan aku. Mengapa mas Yoga karena beliau ini seorang pendaki dan mengapa mas Yoga karena beliau terjebak dalam rayuan gembel para calon ibu yang cah kerjo ini. Hahaa.

Minggu, 22 April 2018

Oue Handsome Driver



Pembalasan dendam terhadap gurauan terkadang tidak harus selalu pakai celetukan lisan di saat yang sama. Catatan ini adalah pembalasan dendam untuk mas Bima yang waktu itu baru dikenalkan dua hari yang lalu, dan tidak secara resmi dikenalkan sama mas Ridwan ding. Sebut saja kancane kancaku (temannya temanku). Ah ini mungkin tidak penting bagi orang lain. Tapi agak penting bagi saya titipkan catatan di sini supaya tidak menguap tak berbekas diingatan.

Saya cewek yang termasuk cuek terhadap gaya berpakaian. Berpenampilan ya senyamannya saja, apa adanya kadang tanpa ngaca bedak ina ini dan itu, ngantor juga gitu. Apalagi tidak dalam agenda resmi misalnya ketemu sama client atau njagong manten (acara pernikahan). Jadilah tampilan yaa simple tidak dipikir.

Ooo hya mas Bima itu dedeg piadeg (perawakannya) tinggi, kulitnya putih, kuku tangannya sengaja agak dipanjangkan dan tentunya dirawat dengan sangat baik. Memang jadi kelihatan anggun kalau sedang memutar stang bundar. Rambutnya lurus dibelah samping, tertata rapi. Waktu itu saja karena merasa sudah kepanjangan sedikit saja dia mau potong rambut di kota Banyuwangi, tapi setelah muter kota cari barbershop dia ragu-ragu. Hahaaa. 

Jumat, 13 April 2018

TUGAS BANYUWANGI, BONUS PULAU BALI


Yeaaa ahirnya Alhamdulillah kesampaian juga pergi ke Pulau Bali dengan route yang tidak biasa atau antimainstream. Setelah dua kali ke Pulau Bali mengunjungi destinasi wisata yang sangat mungkin kanca-kancaku pernah kunjungi. Pertama kunjungan waktu SMK isinya aku cuma protes karena kebanyakan belanja hehee, dan kedua trip kantor lama yang paketannya hampir kayak anak sekolah. Destinasi itu antara lain Tanah Lot, Pantai Kuta, Bedugul, Pantai Sanur, Krisna, Melihat Tari Barong Batubulan, Pasar Sukawati dan GWK. Ahh GWK ini paling bagus dari daftar yang sudah terkunjungi heheee…

Selasa, 10 April 2018

Ngopi & Nge-pizza Bareng Kera

Tetiba inget kancaku jeng Ami yang pingin banget ke Banyuwangi naik kereta.

Beberapa waktu lalu kejatah dapat hadiah pergi tugas ke Banyuwangi. Berangkat naik bis dan pulangnya naik kereta. Kami berangkat berempat Mas Rid, Mb Nis, Mas Bim dan aku . Untuk tujuan kelancaran dan atas bantuan dari kancane kancaku hahaaa kami keliling kota Osing itu menggunakan mobil yang sewanya lepas kunci. Tengkyu and love you full lah gaes…..^^

To do list tugas kami, salah satunya adalah obyek wisata Taman Nasional Baluran. Walaupun dua orang lelaki dari kami adalah ahli leader overland tapi katanya sama juga belum pernah masuk ke Little Africa of Java. Kawasan hutan lindung itu terletak Kabupaten Probolinggo sekitar 1,5 - 2 jam dari Banyuwangi menggunakan mobil kecil dituntun oleh Waze-nya mas Bima. Letak pintu utamanya dekat dengan Desa Kebangsaan, kelihatan banget dari arah utara maupun selatan karena pas pengkolan/belokan. Ohya jangan lupa mengisi BBM dulu sebelum masuk kawasan hutan yang lumayan panjang. Jangan lupa juga bawa P3K Pertolongan Pertama Pada Kelaparan. Kami bawa mineral dan roti plus pizza semalam dan camilan secukupnya.